Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

cara mendidik karakter anak seperti yang anda inginkan




Mendidik anak dengan perasaan baik dan tindakan baik
anak yang masih kecil lebih memainkan perasaan ketimbang berpikir, ia tidak akan menangkap maksud kita, ia hanya menangkap apa yang kita peragakan. Jika kita selalu tersenyum, ia pun akan selalu tersenyum, jika kita selalu marah-marah, ia pun akan selalu marah-marah. Jadi peranan perasaan orang tua adalah yang paling penting dalam cara mendidik anak.
Mendidik Anak dengan sugesti yang baik
pikiran terdalam anak kecil masih kosong, maka sugesti akan lebih cepat menyerap jika diarahkan kepada anak kecil dibandingkan orang dewasa. Sugesti yang baik akan tertanam dengan baik pula ke dalam alam bawah sadar si anak. Semakin sering kita men-sugesti atau mengucapkan kata-kata baik, secara langsung kita sedang menanamkan benih-benih kebaikan kepada alam bawah sadar si Anak.
Menjadi teman si Anak



Cara mendidik anak yang baik berikutnya adalah dengan menjadi teman si Anak, Cara ini lebih tepat jika si Anak sudah beranjak dewasa, karena biasanya di saat-saat itu si Anak mulai labil.  
mereka selalu berpikir Teman adalah segalanya. Jika mereka melakukan kesalahan, mereka biasanya menceritakannya kepada teman terlebih dulu, Baru biasanya sang teman akan menyarankannya untuk menceritakannya kepada orang tua. Dan kita selalu patuh apa yang disarankan oleh teman. Oleh karena itu berusaalha untuk mennjadi teman yang baik bagi anak anda.

pendidikan menjamin masa depan

Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting bagi semua orang dimuka bumi ini, karena tanpa pendidikan kita tidak bisa berbuat apa-apa, apa lagi di masa sekarang ini untuk mendapatkan suatu pekerjaan sering di pertanyakan standarisasi pendidikan . maka demikian pendidikan amat sangat penting bagi semua orang. Akan tetapi kembali lagi pendidikan di batasi dengan biaya, mungkin bagi yang mampu bisa menyelesaikan pendidikan yang paling tinggi tetapi sebaliknya bagi
yang tidak mampu pastinya tidak sampai ke jenjang pendidikan yang paling tinggi. Untuk itu pemerintah mengambil langkah dan mensiasatinya dengan memberikan subsidi bagi pendidikan dan ini luamayan berhasil, namun hanya sebagian kecil yang meraskan subsidi tersebut. Tidak di ragukan lagi ternyata subsidi ini masih dan sering kali disikat oleh orang-orang yang tidak berperasaan dan rakus akan kekayaan, tetapi sudalah jangan kita memikirkan orang-orang tersebut.
Tetapi belum terlambat bagi mereka yang tidak selesai dibangku pendidikan, karena ada banyak yayasan yang memberikan kesempatan kepada anda seperti IAKO dan lain-lain.
Ada beberapa tips agar pendidikan anda tidak terhenti di tengah jalan :
a.       Rajin dan tekun dalam pendidikan tanpa perlu berfikir kebelakang, saya kaya atau miskin
b.       Pergunakan segala kesempatan yang datang sebaik mungkin
c.       Rajin berdoa agar diberi kemampuan, hikmah dan akal budi yang baik.

jejaring sosial dalam lingkup pendidikan


Jejaring Sosial seperti Facebook, Twiter, email dan lain-lain telah  menjadi lifestyle masyarakat Indonesia akhir-akhir ini.
Bermacam produk jejaring sosial bermunculan di internet, ada yang berdampak positif dan ada juga yang berdampak negatif. Semuanya seringkali di anggap baik saja, benarkah demikian ?
“ Aduh ada email yang masuk, bergegas menuju laptop atau warnet terdekat “ tutur RIDO (20) seorang pemuda di benteng atas (Maluku)
“ Sejak saya rutin online di facebook teman saya bertambah banyak dan pengetahuan saya semakin luas “ ERNA (23) Mahasiswi di UNPATY salah satu perguruan tinggi d Maluku.
Dua komentar di atas mungkin sering anda temui saat ini, jejaring sosial merambah tanpa pandang bulu, baik yang masih SD, SMP, SMU, Mahasiswa dan bahkan sampai keseluruh lapisan masyarakat baik yang kaya maupun yang miskin.
Dan ini membuktikan bahwa jejaring sosial sudah merasuki dan telah menjadi lifestyle masyarakat Indonesia, meski dampaknya memang kurang baik dan mengundang ketakutan bagi banyak orang.
Sebagian orang masih ragu-ragu tetapi sebaliknya bagi sebagian orang amat sangat menyenangkan. Kuncinya adalah cerdas memilih dan menggunakannya sebaik mungkin.
Ada baiknya anda bersikap bijak dalam menggunkannya, untuk itu sebaiknya anda ikuti beberapa tips di bawah ini :
1.       Jejaring sosial lebih baik digunakan dengan seperlunya saja, janga berlebihan sehingga menjadi kebiasaan
2.       Periksalah setiap orang yang berinteraksi dengan anda di jejaring sosial.
3.       Jangan di gunakan berlebihan, karena bisa jadi menyusahkan diri anada dan orang lain

PENDIDIKAN DALAM MAYARAKAT SEDERHANA DAN MODERN


Sangat berbeda dengan masyarakat modern, anak-anak masyarakat sederhana turut serta secara aktif dalam kehidupan masyarakat. Dari umur muda mereka diharapkan mempunyai tanggung jawab sesuai dengan kekuatan dan pengalamannya.  Masyarakat sederhana mempunyai pengetahuan yang kurang terspesialisasi dan sedikit keterampilan yang diajarkan membuat mereka tiada keperluan rasanya untuk menciptakan institusi yang terpisah bagi pendidikan sepeti sekolah. Sebagai gantinya anak-anak memperoleh warisan budaya dengan mengamati dan meniru orang dewasa dalam berbagai kegiatan seperti upacara, berburu, pertanian dan panen. Dalam kebudayaan masyarakat sederhana agen pendidikan yang formal termasuk di dalamnya keluarga dan kerabat. Sedangkan sekolah muncul relative terlambat dalam lingkungan masyarakat sederhana. Adapun beberapa kondisi menurut Imran Manan (1989 : 57) yang mendorong timbulnya lembaga pendidikan (sekolah) dalam masyarakat sederhana adalah :
1.   Perkembangan agama dan kebutuhan untuk mendidik para calon ulama, pendeta, dll.
2.   Pertumbuhan dari dalam (lingkungan masyarakat itu sendiri) atau pengaruh dari luar.
3.   Pembagian kerja dalam masyarakat yang menuntut keterampilan dan dan teknik khusus.
4.  Konflik dalam masyarakat yang mengancam nilai-nilai tradisional dan akhirnya menuntut pendidikan untuk menguatkan penerimaan nilai-nilai warisan budaya.
 Dalam masyarakat sederhana pembelajaran menjadi lebih mudah sebab objek pembelajaran selalu dapat diperoleh. Walaupun begitu di sejumlah masyarakat sederhana ada juga sejumlah pengetahuan khusus yang mesti diajarkan dengan jelas, karena pengetahuan ini dipercayai menjamin kelangsungan dan kesuburan masyarakat.
 Sedangkan dalam masyarakat modern pendidikan memisahkan anak dari orang tuanya untuk memperoleh ketampilan (ilmu pengetahuan dan teknologi) serta akan membutuhkan waktu yang lebih panjang dari pada masyarakat sederhana. Dengan didirikannya lemabaga-lembaga formal (sekolah) membuat mereka lebih banyak terpisah dengan lingkungan masyarakat nmereka sedniri. Hal ini mengakibatkan anak-anak dalam masyarakat meodern akan terasing dengan lingkungan masyarakatnya yang pada akhirnya akan mengurangi kepedulian diantara mereka. Dalam masyarakat modern pengetahuan yang akan diajarkan akan membutuhkan seorang tenaga pengajar yang professional. Hal ini berimplikasi dengan cara pandang mereka bawah mereka akan dapat memetik keuntungan ataupun  
  Satu perbedaan yang sangat mendasar antara pendidikan dalam masyarakat sederhana dengan masyarakat modern adalah pergeseran dari kebutuhan individu untuk mempelajari sesuatu yang disetujui oleh setiap orang untuk kelangsungan hidupnya baik masa sekarang maupun masa akan datang.